Pentingnya Mental Health Bagi Generasi Z
Kesehatan mental mental health terdiri dari dua kata yaitu kesehatan dan mental. Kesehatan ialah keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan.Sedangkan mental adalah kata lain dari pikiran. Sehingga, mentalitas dapat dikatakan sebagai cara berpikir tentang suatu hal.
Jadi apa itu Kesehatan Mental atau Mental Health?
Menurut WHO, Kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang didalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan,serta berperan di komunitasnya.
Masih kurang paham? Yuk disini kita kupas total mengenai Mental Health.
Apa sih yang mempengaruhi mental health kita?
Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan anak, atau stres berat jangka panjang. Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri. Beberapa jenis gangguan mental yang umum ditemukan, antara lain depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis. Beberapa penyakit mental hanya terjadi pada jenis pengidap tertentu, seperti postpartum depression hanya menyerang ibu setelah melahirkan.
Lantas apa sih penyebab mental health?
· Cedera kepala.
· Faktor genetik atau terdapat riwayat pengidap gangguan mental dalam keluarga.
· Kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan lainnya.
· Kekerasan pada anak atau riwayat kekerasan pada masa kanak-kanak.
· Memiliki kelainan senyawa kimia otak atau gangguan pada otak.
· Mengalami diskriminasi dan stigma.
· Mengalami kehilangan atau kematian seseorang yang sangat dekat.
· Mengalami kerugian sosial, seperti masalah kemiskinan atau utang.
· Merawat anggota keluarga atau teman yang sakit kronis.
· Pengangguran, kehilangan pekerjaan, atau tunawisma.
· Pengaruh zat racun, alkohol, atau obat-obatan yang dapat merusak otak.
· Stres berat yang dialami dalam waktu yang lama.
· Terisolasi secara sosial atau merasa kesepian.
· Tinggal di lingkungan perumahan yang buruk.
· Trauma signifikan, seperti pertempuran militer, kecelakaan serius, atau kejahatan dan yang
Apakah ada gejala?
· Berteriak atau berkelahi dengan keluarga dan teman-teman.
· Delusi, paranoia, atau halusinasi.
· Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi.
· Ketakutan, kekhawatiran, atau perasaan bersalah yang selalu menghantui.
· Ketidakmampuan untuk mengatasi stres atau masalah sehari-hari.
· Marah berlebihan dan rentan melakukan kekerasan.
· Memiliki pengalaman dan kenangan buruk yang tidak dapat dilupakan.
· Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
· Menarik diri dari orang-orang dan kegiatan sehari-hari.
· Mendengar suara atau mempercayai sesuatu yang tidak benar.
· Mengalami nyeri yang tidak dapat dijelaskan.
· Mengalami perubahan suasana hati drastis yang menyebabkan masalah dalam hubungan dengan orang lain.
· Merasa bingung, pelupa, marah, tersinggung, cemas, kesal, khawatir, dan takut yang tidak biasa.
· Merasa sedih, tidak berarti, tidak berdaya, putus asa, atau tanpa harapan.
· Merokok, minum alkohol lebih dari biasanya, atau bahkan menggunakan narkoba.
· Perubahan drastis dalam kebiasaan makan, seperti makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
· Perubahan gairah seks.
· Rasa lelah yang signifikan, energi menurun, atau mengalami masalah tidur.
· Tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti merawat anak atau pergi ke sekolah atau tempat kerja.
· Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang.
Apakah mental health dapat dicegah? Oh tentu dengan melakukan hal hal dibawah
1. Melakukan aktivitas fisik seperti bermain, olahraga.
2. Kurangi overthinking.
3. Makan yang teratur, cukupi kebutuhan air putih.
.4. .Menjalin hubungan komunikasi dengan orang lain, agar ketika kita mendapat masalah, kita bisa bercerita dan orang lain akan memberikan solusi.
5. Istirahat yang teratur, kurangi main game, menunggu balasan chat dari doi.
6. Selalu melaksanakan ibadah dengan baik.
Komentar
Posting Komentar